Sabtu, 03 Januari 2009

Kejam...

Ketika sedang jatuh cintanya aku. Tiba-tiba ku mendapatkan email dari dia seperti ini...

Dari: Yulia Nugraheni
Kepada: tatag_geografi@yahoo.com
Cc: justlittle_julia@yahoo.com
Terkirim: Sabtu, 3 Januari, 2009 19:32:21
Topik: ^_^

cinta, maaf banget aku mendahuluimu. langsung aja ya cin, aku tidak bisa berbasa basi dan merangkai kata. Cin, aku memutuskan... aku tidak bisa meneruskan hubungan ini ke sesuatu yang lebih.cinta, maaf maaf maaf maaf maaf banget cinta..

cin, bapak dan ibuk sangat suka denganmu, lucu dan baik. tapi mereka menginginkan kita jadi sahabat cin. mereka ga masalah dan bahkan welcome banget kamu maen ke rumah, cerita2, yaaa do everything like the day b4. sebenernya alasan itulah yang menjadikan aku gak yakin dengan diriku sendiri. aku gak bisa menjadi garda depan ketika yang kuhadapi adalah keluargaku yang selama ini dan sampai kapanpun aku ada didalamnya. aku gak yakin bisa bertahan dengan (bisa dibilang) keegoisanku mempertahankan keinginanku.

cin, mengertilah..

cinta, aku akui aku egois, banget banget banget, karna aku lebih memikirkan keluargaku dan bukan kamu cin. aku jahat ma kamu cin, begitu ngasih harapan ke kamu begitu juga dengan segera meninggalkanmu setelah ternyata aku gak bisa melawan kenyataan yang terjadi. aku harus mengatakan ini sekarang karena aku takut cinta akan lebih lebih dan lebih dalam sakitnya, walaupun aku tau dan sangat sadar bahwa sebenarnya aku sudah melakukan itu.

cinta, aku tidak menginginkan kita putus hubungan dan silaturahmi kita. kalo cinta berkenan aku pengen kita sahabatan (walaupun menurut cinta ini lagu lama yang amat sangat kuno). cinta boleh kok curhat, cerita apapun, maen, maem bareng lagi dirumah, apapun cin. kita akan lebih dibanding sekedar pacar atau kekasih, kita saudara cin. ini nyata cinta, bukan omongan yang hanya dibibir saja. aku pengen menyayangimu sebagai teman, sahabat, saudara. ibuk, bapak, mbak, mas, kakak ipar, ponakan, bude, pamanmu, semua2mu semua adalah semua2ku semua. boleh? silaturahmi kita gak akan pernah putus. (semoga cinta memperbolehkannya, hope so..)

cin, aku minta maaf atas apa yang sudah dan sedang kulakukan. aku telah memberikan kesempatan bagi hatiku menemukan hatinya dan setelah sampai di saat ini aku tidak bisa memperjuangkannya dan lari. apapun perlakuanmu terhadapku, akan ku terima cin.

Silahkan berkomentar...

1 komentar:

Anonim mengatakan...

:)
sing sabar yo tag...
semua kejadian ada manfaat sama hikmahnya kok...
hidup itu memang pilihan.
sedih sekarang bukan berarti gak seneng selamanya...